Juli 16, 2026

Presiden Prabowo Hadiri Puncak Hari Koperasi ke-79, Tegaskan Koperasi Fondasi Ekonomi Rakyat

0
IMG-20260713-WA0139

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (12/7/2026).

Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi berbasis gotong royong dari tingkat desa hingga nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Menurut Presiden, koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi merupakan gerakan ekonomi yang berlandaskan nilai kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial.

“Koperasi adalah wadah untuk menggerakkan ekonomi rakyat, untuk memberdayakan yang lemah, dan untuk menciptakan keadilan sosial,” ujar Presiden Prabowo Subianto di hadapan ribuan insan koperasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Presiden juga menyampaikan bahwa semangat koperasi telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya kepada bangsa. Ia menegaskan akan terus berjuang untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Kita belum berhasil, tapi kita terus berjuang untuk rakyat Indonesia. Saya akan berjuang dengan sekuat tenaga saya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia,” tegas Presiden.

Peringatan Harkopnas ke-79 mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, yang menekankan pentingnya penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Salah satu program prioritas pemerintah adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program tersebut ditargetkan mampu membentuk sekitar 40.000 koperasi di seluruh Indonesia sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Melalui Koperasi Merah Putih, pemerintah berharap masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, pemasaran hasil usaha, distribusi kebutuhan pokok, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain memperkuat kelembagaan koperasi, pemerintah juga tengah mendorong penyempurnaan regulasi melalui penyusunan Undang-Undang Perkoperasian yang baru guna menyesuaikan perkembangan ekonomi nasional dan tantangan global.

Sebagai bagian dari rangkaian Hari Koperasi Nasional ke-79, pemerintah juga akan menyelenggarakan Koperasi Award pada 29 Juli 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, kepala daerah, dan koperasi yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan gerakan koperasi nasional.

Pemerintah optimistis, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, koperasi akan semakin berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional menuju Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *