TNI Tanamkan Wawasan Kebangsaan Lewat Program Papua Pintar, Hadirkan Harapan di Pedalaman Papua
VIRAL POST — Tentara Nasional Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda di Papua melalui Program Papua Pintar.
Melalui program tersebut, personel Satgas Teritorial, Satgas Swasembada, dan Satgas Habema di bawah kendali KOOPS TNI HABEMA hadir langsung di sekolah-sekolah pedalaman Papua untuk menjadi tenaga pendidik di tengah berbagai keterbatasan fasilitas pendidikan.
Kehadiran prajurit TNI tidak hanya memberikan pengajaran dasar seperti membaca, menulis, dan wawasan umum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, persatuan, serta cinta tanah air kepada anak-anak Papua.
Dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan, para prajurit hadir sebagai guru, sahabat belajar, sekaligus motivator yang membangun semangat dan harapan generasi muda Papua untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sebagai bagian dari pembinaan wawasan kebangsaan, para prajurit juga memperkenalkan makna Bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan, perjuangan, dan pengorbanan para pahlawan bangsa.
Anak-anak diajak memahami pentingnya semangat persaudaraan, keberanian, ketulusan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, bahasa, dan budaya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Program Papua Pintar dipimpin oleh Stefie Jantje Nuhujanan dan dilaksanakan di sejumlah wilayah pedalaman Papua, di antaranya Distrik Hitadipa, Distrik Sentani, Distrik Tomka, Distrik Pogapa, hingga Distrik Kalimo.
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah satuan TNI, seperti Yonif 751/VJS, Yonif 753/AVT, Yonif 113/JS, dan Yonif 121/MK di bawah komando Yudha Airlangga.
Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/5/2026), Aulia Dwi Nasrullah menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI sebagai tenaga pendidik merupakan bagian dari komitmen membangun sumber daya manusia unggul di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua.
“Melalui Program Papua Pintar, TNI ingin memastikan bahwa kehadiran prajurit di Papua tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa harapan bagi masa depan generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat menuju Indonesia Emas 2045.
Program Papua Pintar sekaligus menjadi bagian dari upaya TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan teritorial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat guna mempercepat pembangunan di Papua.
Dengan pendekatan tersebut, TNI berharap lahir generasi muda Papua yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki rasa percaya diri, semangat persatuan, dan kesiapan untuk berkontribusi bagi kemajuan Papua serta Indonesia secara keseluruhan.
