Kopassus dan Batalyon Komando 1 SAF Sukses Gelar Latma Chandrapura ke-32, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Singapura
SINGAPURA – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat bersama Batalyon Komando 1 Singapore Armed Forces (SAF) sukses melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Chandrapura ke-32 yang berlangsung di Singapura pada 1–6 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda kerja sama pertahanan bilateral yang telah berlangsung secara berkesinambungan sejak tahun 1994.
Latma Chandrapura merupakan salah satu bentuk nyata penguatan hubungan militer antara Indonesia dan Singapura, sekaligus bertujuan meningkatkan interoperabilitas, profesionalisme, serta kemampuan tempur kedua pasukan elite dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di kawasan.
Selama enam hari pelaksanaan latihan, prajurit Kopassus TNI AD dan Batalyon Komando 1 SAF menjalani berbagai materi yang berfokus pada peningkatan kemampuan operasi khusus. Mereka saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta prosedur operasi dalam berbagai skenario misi komando.
Materi latihan meliputi Close Quarter Battle (CQB), teknik fast-roping dari helikopter, rappelling, hingga latihan terjun payung statis (airborne static line jump). Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan kesiapan operasional, koordinasi, serta kemampuan kedua pasukan dalam melaksanakan operasi gabungan.
Puncak latihan berlangsung melalui Field Training Exercise (FTX) di kawasan SAFTI City, Singapura. Dalam latihan tersebut, kedua pasukan melaksanakan simulasi operasi gabungan untuk merebut sasaran musuh melalui skenario tempur yang dirancang menyerupai kondisi nyata di lapangan.
Sebagai simbol persahabatan dan penghormatan antarpasukan elite, seluruh peserta melaksanakan tradisi pertukaran brevet penerjun (airborne wings) pada akhir kegiatan. Tradisi tersebut menjadi lambang eratnya hubungan profesional yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Upacara penutupan Latma Chandrapura ke-32 dipimpin bersama oleh Kepala Staf Umum Angkatan Darat Singapura Brigadir Jenderal Wong Shi Ming dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.
Dalam sambutannya, Brigjen Wong Shi Ming menegaskan bahwa Latma Chandrapura mencerminkan hubungan pertahanan yang kuat dan terus berkembang antara Kopassus TNI AD dan Batalyon Komando 1 SAF.
Menurutnya, hubungan tersebut dibangun melalui interaksi yang erat, latihan rutin, serta pengalaman bersama selama lebih dari tiga dekade sehingga menjadi fondasi penting dalam memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.
Sejak pertama kali digelar pada 1994, Latma Chandrapura telah menjadi salah satu pilar utama hubungan militer Indonesia dan Singapura. Selain latihan bersama, kedua negara juga aktif menjalin kerja sama melalui pertukaran personel, pendidikan militer, dialog strategis, serta kunjungan pejabat tinggi pertahanan.
Keberhasilan penyelenggaraan Latma Chandrapura ke-32 diharapkan semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Singapura, meningkatkan profesionalisme prajurit elite kedua negara, sekaligus memperkuat stabilitas serta keamanan kawasan melalui kerja sama pertahanan yang berkelanjutan.
