Harumkan Nama Bangsa, Prajurit TNI AD Pertama Lulus dari Lemhannas Yordania
Amman, Yordania – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di tingkat internasional.
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, S.I.P., M.Si., mencatat sejarah sebagai prajurit TNI pertama yang berhasil menyelesaikan pendidikan di Royal Jordanian National Defence College (RJNDC), Yordania.
Dalam pendidikan tersebut, Kolonel Achmad Fikri berhasil meraih gelar Master in Management and Strategic Studies dengan hasil kategori Excellent.
Prosesi wisuda dan penutupan pendidikan RJNDC Angkatan ke-23 Tahun Akademik 2025–2026 berlangsung pada Senin (15/6/2026) di Amman, Yordania. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pangeran Faisal bin Al Hussein, adik kandung Raja Yordania Abdullah II, serta dihadiri pejabat tinggi Yordania, perwakilan negara sahabat, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono.
Pendidikan Strategis Tingkat Internasional
Royal Jordanian National Defence College merupakan lembaga pendidikan pertahanan strategis yang sebelumnya dikenal sebagai Royal Jordanian War College.
Lembaga ini memiliki tingkat pendidikan setara dengan lembaga pendidikan strategis nasional seperti Lemhannas, dengan fokus mempersiapkan calon pemimpin sipil dan militer dalam menghadapi tantangan keamanan tingkat nasional maupun global.
Pendidikan berlangsung selama satu tahun, mulai 29 Juni 2025 hingga 15 Juni 2026, dengan materi meliputi keamanan nasional, geopolitik, geostrategi, hubungan internasional, manajemen sumber daya nasional, hingga pengambilan keputusan strategis.
Pada tahun akademik tersebut, RJNDC diikuti oleh 146 peserta yang terdiri dari peserta Yordania dan peserta internasional dari berbagai negara sahabat, termasuk Indonesia.
Selain menyelesaikan pendidikan strategis, Kolonel Achmad Fikri juga berhasil mengikuti program magister serta memperoleh Postgraduate Diploma in National Resource Management and Military Sciences.
Bukti Kualitas SDM TNI di Kancah Global
Keberhasilan Kolonel Achmad Fikri menjadi prajurit TNI pertama yang lulus dari RJNDC menjadi bukti bahwa sumber daya manusia TNI AD mampu bersaing di lingkungan pendidikan pertahanan internasional.
Capaian tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis prajurit TNI, memperluas wawasan global, serta mendukung pembangunan kekuatan pertahanan Indonesia.
Kehadiran perwakilan pemerintah Indonesia dalam kegiatan wisuda tersebut juga menunjukkan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kerja sama pertahanan dan pengembangan sumber daya manusia militer melalui forum internasional.
Prestasi ini sekaligus membuka peluang semakin kuatnya hubungan kerja sama Indonesia dan Yordania, khususnya dalam bidang pendidikan pertahanan dan diplomasi militer.
Ke depan, semakin banyak prajurit TNI yang mengikuti pendidikan strategis internasional diharapkan mampu membawa pengalaman, pengetahuan, dan jaringan global untuk memperkuat pertahanan negara.
Keberhasilan Kolonel Achmad Fikri Dalimunthe menjadi inspirasi bahwa prajurit Indonesia mampu mengukir prestasi dan membawa nama bangsa di panggung dunia.
