Juli 14, 2026

Asintel Kejati Maluku Hadiri Rapat KOMINDA, Bahas Antisipasi ATHG Jelang Groundbreaking Blok Masela

0
IMG-20260709-WA0053

AMBON – Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Diky Oktavia didampingi Kepala Seksi I Bidang Intelijen Fernando Enrico Fermi Partahi menghadiri Rapat Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA) Provinsi Maluku yang digelar di Kantor Badan Intelijen Daerah (Binda) Maluku, Rabu (8/7/2026). Rapat dipimpin langsung Kepala Binda Maluku Marsma TNI Drs. R. Harys Soeryo Mahhendro, M.M., guna membahas langkah antisipatif terhadap Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban di Provinsi Maluku.

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis bagi unsur intelijen, aparat penegak hukum, TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta menyusun langkah deteksi dini menghadapi berbagai agenda nasional yang akan berlangsung di wilayah Maluku.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah antisipasi ATHG menjelang groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Proyek migas berskala besar tersebut dinilai memiliki nilai strategis bagi ketahanan energi nasional sehingga membutuhkan pengamanan dan pengawasan yang optimal agar proses pembangunan berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Selain itu, rapat juga membahas potensi kerawanan menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026. Euforia masyarakat terhadap ajang sepak bola dunia tersebut diperkirakan dapat memicu berbagai gangguan keamanan, mulai dari konvoi liar, konsumsi minuman keras, hingga potensi gesekan antarpendukung. Seluruh peserta rapat sepakat pentingnya langkah preventif melalui sinergi lintas instansi guna menjaga situasi tetap aman dan tertib.

Agenda lainnya adalah pembahasan potensi dinamika menjelang Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2026, termasuk kemungkinan penolakan terhadap Program Koperasi Merah Putih di sejumlah wilayah. Forum juga mencermati potensi meningkatnya aksi dan konsolidasi kelompok mahasiswa sepanjang Juli 2026 yang memerlukan pemantauan secara berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta melakukan analisis situasi serta penyamaan persepsi mengenai berbagai isu strategis yang berkembang di wilayah Maluku. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem deteksi dini sehingga setiap potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Kehadiran Asisten Intelijen Kejati Maluku dalam forum KOMINDA menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus memperkuat sinergi bersama seluruh unsur intelijen dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah. Koordinasi yang solid dinilai menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran investasi, pembangunan, serta penyelenggaraan agenda strategis nasional di Provinsi Maluku.

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pemerintah berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku tetap terjaga sehingga berbagai program pembangunan nasional, termasuk Proyek Strategis Nasional Blok Masela, dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *