Juli 14, 2026

Mensos Serahkan APPM untuk Percepat Bansos Digital, Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jambi

0
IMG-20260709-WA0075

JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf terus memperkuat transformasi digital pelayanan sosial sekaligus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Langkah tersebut menjadi fokus utama dalam agenda #SelaluAdaKabarBaik edisi Selasa (7/7/2026).

Salah satu agenda penting yang dilaksanakan Menteri Sosial Saifullah Yusuf adalah menyerahkan Aplikasi Pengaduan dan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat (APPM) kepada Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta.

APPM merupakan sistem digital yang dirancang untuk menerima, mengelola, dan menindaklanjuti berbagai pengaduan masyarakat terkait program perlindungan dan jaminan sosial, mulai dari pendataan penerima bantuan, penyaluran bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, hingga berbagai kendala teknis yang terjadi di lapangan.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan pengaduan secara lebih mudah, cepat, dan transparan. Seluruh laporan yang masuk akan terintegrasi dengan berbagai kanal layanan pengaduan yang telah dimiliki Kemensos sehingga proses tindak lanjut dapat dilakukan secara lebih efektif dan akuntabel.

Transformasi digital ini menjadi salah satu prioritas Kementerian Sosial dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah dapat memantau berbagai persoalan secara real time, melakukan evaluasi kebijakan secara cepat, sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Selain memperkuat layanan digital, Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui sistem pendidikan berasrama.

Dalam peninjauan tersebut, Mensos memastikan pembangunan sarana dan prasarana berjalan sesuai target sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Sekolah Rakyat di Jambi menjadi salah satu dari 93 lokasi yang ditargetkan mulai menerima peserta didik pada 14 Juli 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico sebelumnya menyampaikan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah menunjukkan perkembangan yang positif dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, pembentukan karakter, serta pengembangan keterampilan hidup bagi para siswa.

Pemerintah meyakini bahwa pemerataan akses pendidikan berkualitas akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Melalui percepatan digitalisasi layanan bantuan sosial dan pembangunan Sekolah Rakyat, Kementerian Sosial menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga manfaat program pemerintah dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *