Juni 25, 2026

Widya Sari SH Ajak Masyarakat Lawan Ujaran Kebencian, Perkuat Persatuan dan Komunikasi Beretika

0
IMG-20260428-WA0008-1

VIRAL POST – Momentum Hari Internasional Perlawanan terhadap Ujaran Kebencian yang diperingati setiap 18 Juni menjadi pengingat penting bagi masyarakat dunia bahwa komunikasi memiliki peran besar dalam menjaga perdamaian dan persatuan.

Sekretaris Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) DPW Provinsi Jambi, Widya Sari SH, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ruang publik yang sehat dengan mengedepankan etika, toleransi, serta penyampaian informasi yang bertanggung jawab.

Menurut Widya Sari, perkembangan teknologi dan media sosial membuat setiap orang memiliki kekuatan untuk menyampaikan pendapat. Namun, kebebasan tersebut harus berjalan seiring dengan kesadaran menjaga nilai kemanusiaan dan menghormati perbedaan.

“Setiap kata memiliki dampak. Mari gunakan komunikasi untuk membangun, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Widya Sari dalam pesan peringatannya.

Ia menilai, masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai latar belakang membutuhkan semangat persatuan agar perbedaan tidak menjadi sumber konflik, melainkan menjadi kekuatan bangsa.

Sebagai bagian dari organisasi wartawan, Widya Sari juga menekankan pentingnya peran media dalam menjaga kualitas informasi. Menurutnya, jurnalisme harus menjadi jembatan yang menghadirkan fakta, edukasi, dan solusi bagi masyarakat.

“Media memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan ruang informasi yang sehat. Kebenaran, keberimbangan, dan kepentingan publik harus menjadi prioritas,” katanya.

Sosok Widya Sari SH dikenal sebagai figur perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial dan komunikasi publik di Provinsi Jambi. Gaya pendekatannya yang mengedepankan dialog serta kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu karakter yang melekat dalam kiprahnya.

Melalui momentum Hari Internasional Perlawanan terhadap Ujaran Kebencian, Widya Sari berharap masyarakat semakin bijak dalam menggunakan ruang digital dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih harmonis.

“Indonesia kuat karena persatuan. Mari hadirkan kata-kata yang membawa kebaikan, bukan kebencian,” tutup Widya Sari.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *