April 29, 2026

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kembali Kunjungi Prancis, Perkuat Kerja Sama Strategis

0
1776921153862

VIRAL POST — Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral yang kian strategis antara kedua negara.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron di Paris pada 14 April lalu.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pertahanan hingga pendidikan. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kolaborasi di bidang industri pertahanan, mengingat Indonesia merupakan salah satu pengguna alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Prancis.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Langkah ini bertujuan mendorong transfer teknologi serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia dalam penguasaan teknologi, khususnya yang berkaitan dengan sistem pertahanan.

“Kerja sama yang dibangun tidak hanya sebatas pengadaan, tetapi juga mencakup transfer dan penguasaan teknologi,” ujar Sugiono dalam keterangan pers di Jakarta.
Lebih luas, kedua negara juga menjajaki penguatan kolaborasi di sektor energi, pemanfaatan mineral kritis, ekonomi kreatif, infrastruktur, serta transportasi.
Sugiono menambahkan, hubungan personal yang baik antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron menjadi salah satu faktor penting dalam mempererat kemitraan kedua negara. Prancis sendiri selama ini telah menjadi mitra strategis Indonesia di kawasan Eropa.

Pemerintah berharap kunjungan kenegaraan mendatang dapat meningkatkan status kemitraan menjadi lebih komprehensif, dengan cakupan kerja sama yang semakin luas dan berdampak langsung pada kepentingan nasional.
Berdasarkan catatan, sejak menjabat sebagai Presiden, Prabowo telah beberapa kali mengunjungi Prancis, termasuk saat menghadiri peringatan Bastille Day pada 14 Juli 2025 serta pertemuan strategis pada awal 2026.

Dengan intensitas komunikasi yang terus meningkat, hubungan Indonesia–Prancis diproyeksikan memasuki fase baru yang lebih erat, terutama dalam penguatan industri, teknologi, dan pertahanan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *