Inggris Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Ghana 2-0, The Three Lions Puncaki Grup L
FOXBOROUGH – Tim Nasional Inggris memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ghana dengan skor 2-0 dalam laga kedua Grup L yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Selasa (23/6/2026) waktu setempat atau Rabu (24/6/2026) WIB.
Kemenangan tersebut membuat The Three Lions mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan menjadi salah satu tim pertama yang mengamankan tiket ke fase gugur. Inggris menyusul sejumlah negara yang lebih dahulu lolos, termasuk Meksiko, Jerman, Argentina, Prancis, dan Norwegia.
Sejak peluit awal dibunyikan, Inggris tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Tim asuhan Thomas Tuchel terus menekan pertahanan Ghana dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-27 melalui kapten tim, Harry Kane. Penyerang andalan Inggris itu berhasil memanfaatkan umpan silang akurat dari Reece James sebelum melepaskan sundulan yang tidak mampu diantisipasi kiper Ghana, Benjamin Asare.
Gol tersebut menjadi torehan ke-65 Kane bersama Timnas Inggris, memperkokoh posisinya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional Inggris.
Di kubu Ghana, masalah muncul ketika kiper utama Lawrence Ati-Zigi belum sepenuhnya pulih dari cedera groin yang dialaminya pada laga pembuka. Benjamin Asare yang masuk menggantikan perannya tampil cukup baik dengan beberapa penyelamatan penting, meski tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan.
Memasuki babak kedua, Inggris semakin meningkatkan intensitas serangan. Jude Bellingham yang menjadi motor permainan lini tengah menunjukkan kualitasnya pada menit ke-58.
Menerima umpan dari Declan Rice, gelandang muda tersebut melewati dua pemain bertahan Ghana sebelum melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut gawang. Gol itu menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0 sekaligus memastikan kendali penuh atas jalannya pertandingan.
Ghana berusaha memberikan respons dengan mengandalkan Thomas Partey yang kembali memperkuat tim setelah absen pada laga pembuka. Namun solidnya lini belakang Inggris yang dikawal John Stones dan Ezri Konsa membuat setiap upaya Black Stars gagal membuahkan hasil.
Jordan Pickford juga tampil tenang di bawah mistar dan sukses menjaga gawang Inggris tetap steril hingga pertandingan berakhir. Inggris bahkan nyaris menambah keunggulan ketika Marcus Rashford yang masuk sebagai pemain pengganti melepaskan tembakan keras pada menit ke-85. Namun bola hanya membentur mistar gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inggris.
Hasil ini menempatkan Inggris di puncak klasemen Grup L dengan enam poin sempurna dari dua pertandingan. Ghana berada di posisi kedua, sementara persaingan memperebutkan tiket fase gugur masih terbuka setelah Kroasia mengalahkan Panama 3-1 pada pertandingan lainnya.
Pada laga terakhir fase grup yang akan digelar 27 Juni 2026, Inggris dijadwalkan menghadapi Panama. Sementara Ghana harus menjalani laga hidup-mati melawan Kroasia untuk menentukan nasib mereka di turnamen.
Kemenangan atas Ghana semakin menegaskan konsistensi performa Inggris di bawah arahan Thomas Tuchel. Setelah sebelumnya mengalahkan Kroasia 4-2, The Three Lions kini menunjukkan keseimbangan permainan yang semakin matang dengan lini serang produktif dan pertahanan yang lebih solid.
Dengan kedalaman skuad yang kuat, pengalaman para pemain senior, serta munculnya bintang-bintang muda seperti Jude Bellingham, Inggris semakin layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara Piala Dunia 2026.
