Dewi Perssik Kurban 12 Ekor Sapi pada Iduladha 1447 H, Sebut Harta Hanyalah Titipan Allah
VIRAL POST – Penyanyi dangdut sekaligus artis nasional, , menunaikan ibadah kurban dengan menyembelih 12 ekor sapi pada perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun ini.
Dari total hewan kurban tersebut, dua ekor sapi berukuran jumbo disembelih di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2026). Kedua sapi tersebut memiliki total bobot mencapai sekitar 2,6 ton.
Sementara itu, 10 ekor sapi lainnya didistribusikan untuk kurban di sejumlah daerah, termasuk Tasikmalaya, Jawa Barat, hingga Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Total ada 12 sapi aku beli buat di beberapa titik,” ujar Dewi Perssik.
Bagi pemilik nama lengkap Dewi Murya Agung itu, ibadah kurban tahun ini memiliki makna spiritual yang mendalam. Ia mengaku memandang seluruh harta dan rezeki yang dimiliki sebagai amanah atau titipan dari Allah SWT yang sewaktu-waktu dapat kembali kepada pemilik-Nya.
Menurut Dewi Perssik, salah satu hikmah terbesar dari ibadah kurban adalah melatih keikhlasan dan mengurangi rasa memiliki secara berlebihan terhadap harta benda maupun hal-hal duniawi lainnya.
“Sebenarnya makna tersendiri dari kurban ini adalah menjauhkan diri dari rasa kepemilikan. Semua yang kita miliki sejatinya adalah titipan dari Allah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi juga mengutip pandangan yang pernah disampaikan oleh mengenai hakikat kepemilikan dalam kehidupan manusia.
Ia menilai bahwa baik harta, cinta, maupun berbagai nikmat yang diterima seseorang pada dasarnya merupakan titipan yang harus disyukuri dan dimanfaatkan untuk kebaikan.
“Entah itu cinta, entah itu harta, semuanya saya pasrahkan kepada Allah. Saat ini saya diberikan rezeki lebih, maka tidak ada salahnya untuk berbagi kepada sesama,” katanya.
Menurut Dewi, berbagi melalui kurban merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan sekaligus sarana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Perayaan Iduladha sendiri menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui penyembelihan hewan kurban yang dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat.
Langkah Dewi Perssik yang menyalurkan hewan kurban ke berbagai daerah mendapat apresiasi dari sejumlah pihak karena dinilai turut membantu memperluas manfaat kurban bagi masyarakat di berbagai wilayah.
Selain menjadi bentuk ibadah, kurban juga menjadi simbol pengorbanan, keikhlasan, serta semangat berbagi yang menjadi nilai utama dalam perayaan Hari Raya Iduladha.
Bagi Dewi Perssik, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan pengingat bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia pada akhirnya berasal dari Allah dan harus digunakan untuk memberikan manfaat kepada sesama.
