Mei 29, 2026

Zulkifli Hasan Soroti Ketimpangan Pengelolaan SDA: Negeri Kaya, Rakyat Jangan Tetap Miskin

0
1779378789378-1

Viral Post — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melontarkan kritik tajam terhadap pola pengelolaan sumber daya alam (SDA) Indonesia yang dinilainya belum berjalan secara adil dan belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat.
Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Zulkifli menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia seharusnya menjadi instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas, bukan justru memperkaya kelompok tertentu.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu ketimpangan pengelolaan sumber daya, terutama di daerah-daerah yang kaya hasil alam namun masih menghadapi persoalan kemiskinan dan ketimpangan pembangunan.

Menurut Zulkifli, terdapat paradoks yang selama ini menjadi luka lama pembangunan nasional: wilayah yang memiliki cadangan sumber daya alam melimpah justru masih menyisakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah serta menghadapi kerusakan lingkungan yang serius.
“Kita sering melihat daerah kaya sumber daya, tetapi rakyatnya masih miskin,” demikian substansi kritik yang disampaikan Menko Pangan.

Fenomena tersebut memang menjadi ironi pembangunan yang kerap diperdebatkan dalam berbagai kajian ekonomi dan kebijakan publik. Banyak wilayah kaya tambang, perkebunan, maupun hasil bumi lainnya menghasilkan nilai ekonomi besar, namun manfaatnya dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di sekitar wilayah penghasil.
Usai menghadiri rapat paripurna DPR RI, Zulkifli juga menyatakan dukungannya terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto yang kembali mengingatkan amanat konstitusi mengenai pengelolaan sumber daya negara.

Rujukan tersebut mengarah pada Pasal 33 UUD 1945 yang secara tegas menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Pasal tersebut selama puluhan tahun menjadi landasan filosofis pembangunan ekonomi Indonesia. Namun dalam praktiknya, implementasi pengelolaan SDA kerap memunculkan perdebatan, terutama terkait distribusi manfaat ekonomi, keberlanjutan lingkungan, hingga keadilan sosial.

Pernyataan Zulkifli dapat dimaknai sebagai dorongan agar pembangunan Indonesia tidak hanya mengejar pertumbuhan angka ekonomi, tetapi juga memastikan distribusi hasil pembangunan lebih merata.
Harapan besarnya, Indonesia tidak sekadar dikenal sebagai negara kaya sumber daya di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi bangsa yang mandiri secara ekonomi, kuat dalam ketahanan nasional, serta adil bagi seluruh rakyatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *