Mei 15, 2026

Raffi Ahmad Sebut Minat Anak Muda Jadi Tentara Masih Tinggi, TNI Dinilai Tetap Punya Daya Tarik Kuat

0
1778831588032

JAKARTA — Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad menyebut minat generasi muda Indonesia untuk menjadi tentara masih sangat tinggi. Pernyataan itu disampaikannya saat berkunjung ke Markas Pasmar 1 Korps Marinir TNI AL di Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurut Raffi, profesi tentara hingga saat ini masih dipandang sebagai pekerjaan yang membanggakan karena identik dengan kedisiplinan, pengabdian kepada negara, serta semangat nasionalisme yang kuat.

Ia menilai perkembangan era digital juga membawa perubahan dalam cara generasi muda mengenal dunia militer. Media sosial, konten edukatif, serta berbagai aktivitas TNI yang semakin dekat dengan masyarakat disebut menjadi faktor yang ikut meningkatkan ketertarikan anak muda terhadap profesi tersebut.

Raffi mengatakan perkembangan teknologi dan industri kreatif membuka peluang baru untuk memperkenalkan kehidupan militer melalui pendekatan yang lebih modern dan relevan dengan karakter generasi saat ini.

Menurutnya, kolaborasi digital dan keterlibatan figur publik dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat bela negara serta rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Dalam kunjungannya, Raffi juga berdiskusi dengan jajaran Korps Marinir mengenai pentingnya membangun citra positif TNI agar semakin dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda. Ia juga meninjau langsung aktivitas latihan prajurit di lingkungan Pasmar 1.

Sementara itu, Komandan Pasmar 1, Ili Dasili menyambut positif tingginya minat anak muda terhadap dunia militer.
Menurutnya, semangat tersebut perlu diarahkan melalui kegiatan yang menanamkan nilai patriotisme, kepemimpinan, disiplin, serta semangat kebangsaan.

Sejumlah pengamat sosial menilai tingginya daya tarik profesi militer di kalangan generasi muda juga dipengaruhi meningkatnya eksposur TNI dalam berbagai misi kemanusiaan, pengamanan nasional, hingga aktivitas sosial di masyarakat.

Fenomena tersebut menunjukkan profesi militer masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola komunikasi di era digital.


Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *