Presiden Prabowo Terima Pimpinan PKB di Istana Merdeka, Bahas Penguatan Ekonomi Konstitusi

0
1775982342140

VIRAL POST – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (4/2/2026). Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran lengkap Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB serta para Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dari seluruh Indonesia, yang sebagian besar merupakan kepengurusan baru.

Dalam pertemuan tersebut, PKB menyampaikan dukungan terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen partai dalam mengawal agenda pembangunan nasional.

Salah satu isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah dorongan untuk memperkuat penerapan sistem ekonomi konstitusi sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Konsep tersebut menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan, terutama dalam memberikan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat lapisan bawah.

PKB menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo mampu mendorong transformasi sistem ekonomi nasional menuju model yang lebih inklusif dan berkeadilan. Dalam pandangan partai tersebut, negara diharapkan hadir sebagai pelindung ekonomi rakyat kecil sekaligus memastikan distribusi manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo di tingkat global. Menurutnya, Presiden memiliki pemahaman yang kuat terhadap dinamika geopolitik internasional yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

PKB menyatakan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia mampu memperkuat posisi strategisnya di kancah global sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan ekonomi yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi politik antara pemerintah dan berbagai kekuatan politik nasional dalam mendukung agenda pembangunan serta menjaga stabilitas negara di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *