Agustus 28, 2026

Dudung Abdurachman Jadi Penguji Tamu Sidang Doktor Unsri, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

0
1787925040787

Viral Post — Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, SE., MM., MH., hadir sebagai penguji tamu dalam Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang, Rabu (26/8).

Dalam sidang tersebut, Promovendus Tri Wahyudi Saleh, Direktur Manajemen Aset PT Pupuk Indonesia (Persero), berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Integrasi Kebijakan Perberasan Hulu ke Hilir Guna Menyusun Rekomendasi Kebijakan Perberasan Terpadu di Indonesia.”

Fokus pada Kebijakan Perberasan Terpadu

Disertasi yang dipertahankan Tri Wahyudi Saleh mengangkat isu strategis mengenai integrasi kebijakan perberasan nasional, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Pembahasan tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan pertanian Indonesia, terutama dalam memperkuat tata kelola perberasan dan menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional.

Kebijakan perberasan yang terintegrasi diharapkan mampu memperkuat keterhubungan berbagai sektor, mulai dari produksi pertanian, pengelolaan hasil, distribusi hingga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Dudung Apresiasi Pencapaian Tri Wahyudi Saleh

Sebagai salah satu penguji, Dudung Abdurachman memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Tri Wahyudi Saleh atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktor dan meraih gelar Doktor Ilmu Pertanian.

Dudung juga mendukung kontribusi Tri Wahyudi Saleh dalam memperkuat program prioritas Presiden di bidang ketahanan pangan.

Menurutnya, penguatan tata kelola perberasan nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan pangan Indonesia.

Ilmu dan Gagasan untuk Pertanian Indonesia

Keberhasilan Tri Wahyudi Saleh meraih gelar doktor diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor pertanian.

Gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan melalui penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan kebijakan perberasan terpadu di Indonesia.

Kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah dan sektor usaha juga dinilai penting untuk menghadirkan kebijakan pertanian yang semakin terintegrasi dan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.

Dengan lahirnya berbagai gagasan dan kajian strategis mengenai perberasan nasional, diharapkan pembangunan pertanian Indonesia semakin kuat dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *