April 29, 2026

DPRD NTT Perkuat Sinergi dengan Kementan, Dorong Pengembangan Peternakan Nasional

0
1777500815887



Jakarta, 28 April 2026 — Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan sektor peternakan.
Rombongan dipimpin oleh Ketua DPRD NTT, Emelia Julia Nomleni, didampingi Wakil Ketua III Christin Samiyati Pati, Ketua Komisi II Leonardus Lelo, serta sejumlah anggota lainnya.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kebijakan dan program strategis guna mendorong pengembangan subsektor peternakan yang berkelanjutan.

Bahas Penguatan Produksi hingga Pemasaran


Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai agenda strategis, mulai dari peningkatan produksi peternakan, penguatan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, hingga pengelolaan dan pemasaran hasil ternak.
Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan pembangunan peternakan berjalan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

NTT Miliki Potensi Besar sebagai Sentra Ternak


Provinsi Nusa Tenggara Timur dikenal memiliki potensi besardalam pengembangan peternakan, khususnya komoditas seperti sapi Sumba Ongole, kerbau, kuda, dan babi.
Dengan kondisi geografis yang mendukung serta ketersediaan lahan yang luas, subsektor peternakan di wilayah tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat sekaligus penyedia protein hewani yang berkelanjutan.


Dukungan Pemerintah Pusat Terus Diperkuat
Melalui Ditjen PKH, Kementerian Pertanian terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan peternakan di NTT, baik melalui program peningkatan kualitas dan produktivitas ternak maupun penguatan sistem kesehatan hewan.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak serta memperkuat peran NTT sebagai salah satu lumbung ternak nasional.

Menuju Ketahanan Pangan Nasional

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci dalam mendorong ketahanan pangan nasional. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi peternakan di NTT tidak hanya berdampak pada ekonomi lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap kebutuhan pangan nasional.
Kalau mau, saya bisa lanjut:
buatkan judul lebih “nendang” biar masuk Google Discover
atau tambah SEO + tag paling viral biar ranking 1 Google
Mau kita gas jadi headline nasional yang meledak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *