Agustus 28, 2026

KDM Dorong Penguatan Patroli dan Pengamanan Strategis untuk Tekan Kejahatan Jalanan di Jawa Barat

0
1784807071747

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa ancaman keamanan di Jawa Barat tidak hanya berasal dari aksi begal dan perampokan. Aktivitas geng motor hingga tawuran yang melibatkan anak muda maupun orang dewasa juga dinilai perlu menjadi perhatian serius.

Dedi mengatakan, berbagai bentuk gangguan keamanan tersebut berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu rasa aman masyarakat. Karena itu, upaya menjaga keamanan harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan langkah pencegahan, bukan hanya penindakan setelah tindak kejahatan terjadi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk memperkuat pengamanan di berbagai wilayah. Salah satu langkah yang diusulkan adalah penempatan aparat di sejumlah titik strategis serta peningkatan patroli sebagai upaya mencegah potensi kejahatan sebelum terjadi.

Penguatan patroli dinilai penting untuk meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat, terutama di kawasan yang memiliki potensi gangguan keamanan. Kehadiran aparat secara aktif di lapangan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan sekaligus meningkatkan rasa aman warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain peran pemerintah dan kepolisian, Dedi menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat.

Partisipasi warga dapat dilakukan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memperkuat komunikasi antarwarga, serta menghidupkan kembali sistem keamanan berbasis masyarakat. Dengan keterlibatan tersebut, potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman dapat lebih cepat diketahui dan diantisipasi.

Dedi berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kepolisian, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menekan berbagai bentuk kriminalitas. Upaya tersebut mencakup pencegahan aksi begal, perampokan, aktivitas geng motor, hingga tawuran yang selama ini menjadi sumber keresahan masyarakat.

Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan langkah konsisten dan berkelanjutan. Penguatan patroli, kehadiran aparat di titik strategis, serta partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *