GLENN GREENWALD

Pengacara Konstitusi yang Membongkar Negara Pengawasan , lalu Diburu oleh Media yang Ia Selamatkan

  1. POSISI GREENWALD: PENGACARA DI JANTUNG MEDIA

Glenn Greenwald bukan lulusan sekolah jurnalisme, bukan reporter lapangan klasik.

Ia adalah:
Pengacara konstitusi AS
Spesialis kebebasan sipil & kebebasan pers
Kolumnis The Guardian
Co-founder The Intercept

Artinya:
Greenwald memahami hukum kekuasaan
sebelum menulis tentangnya.
Ini membuatnya berbahaya:
ia tahu batas legal negara
ia tahu di mana negara melanggar hukum dengan sadar

  1. SNOWDEN FILES: MOMEN YANG MENGUBAH SEJARAH

2013 — Greenwald menjadi:
penerima utama dokumen Edward Snowden
bersama Laura Poitras & Barton Gellman

Yang dibongkar:
Pengawasan massal NSA
Penyadapan global
Kerja sama intelijen AS–UK–Big Tech
Target: warga sipil, jurnalis, pemimpin negara
Poin krusial:
Ini bukan pengawasan target teroris
tapi arsitektur pengawasan populasi

  1. YANG DILAKUKAN GREENWALD (DAN TIDAK DILAKUKAN MEDIA LAIN)

Greenwald:
memverifikasi dokumen
menyaring dampak keamanan
mempublikasikan bertahap
Ia tidak membocorkan mentah.

Namun yang membedakan:
Ia menolak tunduk pada tekanan negara
yang meminta “tahan demi keamanan nasional”
Ia menjawab:
Keamanan siapa?

  1. KEMENANGAN SEMENTARA:
    MEDIA & MAHKAMAH

Dampak awal:
Reformasi pengawasan (terbatas)
Pengadilan menyatakan program NSA ilegal
Publik sadar bahwa “privasi digital” adalah mitos
Greenwald:
dipuji
mendapat Pulitzer (sebagai tim Guardian)
Namun ini fase singkat.

  1. TITIK BALIK: MEDIA MENJADI MUSUH

Setelah Snowden:
Greenwald tetap konsisten mengkritik negara
tidak bergeser ke loyalitas partai
Masalahnya:
Media liberal hanya suka whistleblower
jika musuhnya adalah lawan politik mereka
Saat Greenwald:
mengkritik Demokrat
membongkar RusiaGate sebagai lemah bukti
membela kebebasan bicara universal

Ia mulai:
diserang
disingkirkan
dilabeli “berbahaya”

  1. THE INTERCEPT: IDEALISME vs REALITAS

Greenwald ikut mendirikan The Intercept:
media independen
didanai Pierre Omidyar
Namun konflik muncul:
sensor internal
tekanan editorial
pembatasan topik sensitif

Puncaknya:
Artikel Greenwald tentang Hunter Biden
ditahan oleh redaksi sendiri
Ini ironis:
media yang lahir dari Snowden
menyensor jurnalis Snowden
Greenwald keluar.

  1. BRASIL: HUKUM DIGUNAKAN SEBAGAI SENJATA

Di Brasil, Greenwald:
membongkar kolusi hakim & jaksa
menunjukkan kriminalisasi politik (kasus Lula)
Respons negara:
ancaman hukum
upaya kriminalisasi Greenwald sendiri
Pola yang sama:
Jika tak bisa dibungkam lewat reputasi,
pakai hukum pidana

  1. FILOSOFI KERAS GREENWALD

Prinsipnya konsisten:
Kebebasan sipil tidak boleh selektif
Ia membela:
hak bicara musuh politik
hak pers bahkan untuk ide yang dibenci
Ini membuatnya:
dibenci kiri
dicurigai kanan
sendirian di tengah

  1. HAL YANG JARANG DIBAHAS

Greenwald:
tidak pernah menarik kembali laporannya
konsisten sejak sebelum Snowden
tidak pernah masuk kekuasaan
Ia menolak:
posisi pemerintah
kenyamanan elite media
Harga yang dibayar:
pengasingan profesional

  1. KESIMPULAN KERAS

Glenn Greenwald membuktikan:
Ancaman kebebasan pers bukan hanya negara
Tapi media itu sendiri

Saat jurnalisme berubah menjadi identitas politik
Jika Snowden membuka dokumen, maka Greenwald membuka wajah media modern.
Dan wajah itu:
tidak sebebas yang diklaimnya.

By Viral Post

Viral Post adalah media digital independen yang menyajikan informasi,berita,dan isu viral secara akurat dan bertanggung jawab. Kami meyakini bahwa rakyat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi,ber hak untuk mengetahui fakta yang dapat mempengaruhi kehidupan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *