Sungai merupakan sumber utama air bersih bagi jutaan penduduk Indonesia.
Namun hingga 2026, pencemaran sungai terus meningkat akibat limbah industri, rumah tangga, dan pertanian.
Statistik lingkungan menunjukkan bahwa sebagian besar sungai besar di Indonesia berada dalam kondisi tercemar ringan hingga berat. Limbah kimia dan sampah plastik menjadi penyebab utama degradasi kualitas air.
Dampaknya sangat luas. Masyarakat yang bergantung pada sungai terpaksa menggunakan air yang tidak layak, meningkatkan risiko penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan jangka panjang.
Pencemaran sungai juga merusak ekosistem air. Ikan dan organisme sungai mati atau bermigrasi, sehingga nelayan sungai kehilangan sumber penghasilan.
Hal yang perlu dihindari adalah kebiasaan membuang limbah langsung ke sungai serta lemahnya pengawasan lingkungan.
Fakta yang jarang diketahui, sungai yang telah tercemar berat membutuhkan waktu puluhan tahun untuk pulih, bahkan jika sumber pencemaran dihentikan.