Amanah dan Kekuasaan di Kota Jambi: Ketika Jabatan Menguji Watak Seorang Pemimpin
Ada satu prinsip klasik yang selalu relevan dalam membaca watak seorang pejabat publik: jangan menilai seseorang sebelum ia diberi amanah. Di Kota Jambi,seperti di banyak daerah lain ,gelar akademik, citra…
Kalau Semua Mengejar Hidup, Siapa yang Menjaga Kemanusiaan?
Semua orang hari ini sibuk bertahan hidup.Kerja lebih keras.Pikir lebih cepat.Kejar lebih jauh.Tidak ada yang salah dengan itu. Yang jadi pertanyaan adalah:di tengah semua pengejaran ini, siapa yang menjaga kemanusiaan…
Rizkan Al Mubarrok: Mana Lebih Berbahaya, Orang Bodoh atau Orang Pintar yang Jahat?
Membandingkan Najwa Shihab dan Rizkan Al Mubarrok dalam Menafsirkan Ancaman Zaman Dalam percakapan publik, Najwa Shihab pernah menyampaikan kalimat yang memancing renungan: “Orang bodoh lebih berbahaya daripada orang jahat.” Pesan…
Ketika Soekarno Membicarakan Bom Atom: Ambisi Nuklir Indonesia yang Dikubur Sejarah dan Ditakuti Dunia
Pada Juli 1965, hanya dua bulan sebelum Indonesia memasuki salah satu bab paling gelap dalam sejarahnya, Presiden Soekarno melontarkan pernyataan yang mengguncang Asia Tenggara dan memicu kewaspadaan global. Dalam pidatonya…
Anak Muda Bukan Apatis, Mereka Cuma Lelah dan Bingung
Mudah sekali hari ini memberi label pada anak muda.Dibilang apatis.Dibilang tidak peduli.Dibilang cuma mikirin diri sendiri. Padahal kenyataannya jauh lebih rumit:mereka lelah dan bingung di sistem yang tidak ramah. Anak…
Gotong Royong Itu Bukan Kuno,Itulah Senjata Terakhir Kita
Di saat dunia makin individualistis,gotong royong sering dianggap kuno.Dibilang tidak relevan.Dibilang kalah oleh zaman. Padahal justru sebaliknya:gotong royong adalah kekuatan terakhir yang belum bisa dikalahkan sistem apa pun.Indonesia Tidak Dibangun…
Meluruskan Batas dan Sinergi TNI–Polri: Keamanan Bukan Sekadar Kamtibmas, Pertahanan Bukan Sekadar Perang
Di ruang publik Indonesia, perdebatan tentang peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kerap muncul berulang dan ironisnya, sering berangkat dari pemahaman yang keliru. Masyarakat masih…
Kalau Akhlak Hilang,Pintar Tidak Ada Artinya
Di zaman sekarang,orang berlomba-lomba jadi pintar. Punya gelar.Punya skill.Punya jabatan. Tapi satu hal yang makin jarang dibicarakan:akhlak.Pintar Tanpa Akhlak Melahirkan Masalah Baru Ilmu seharusnya menyelesaikan masalah.Tapi ketika akhlak ditinggalkan,kepintaran justru…
NEGARA BUTUH PAJAK DARI RAKYAT, TAPI KENAPA ORANG KAYA SELALU PUNYA JALAN KELUAR?
Pajak sering digambarkan seperti iuran bersama untuk membangun rumah bernama negara. Setiap orang diminta menyumbang sesuai kemampuan, agar atapnya kuat dan lantainya kokoh. Namun dalam praktiknya, ada penghuni yang membayar…
Musuh Kita Bukan Bekerja Keras Tetapi Bekerja di Sistem Yang Salah
Sejak lama, kerja keras dijadikan mantra. Siapa yang gagal dianggap kurang berusaha, siapa yang tertinggal disuruh berlari lebih cepat. Padahal banyak orang sudah berlari sejauh mungkin, sampai napas habis, tapi…