JAMBI — Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) DPW Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan menjaga marwah jurnalisme sebagai pilar keempat
Meluruskan Informasi Publik: Tuduhan di Akun TikTok Intai 86 terhadap Oknum TNI Aktif Inisial ‘H’ Tanpa Landasan Fakta
JAMBI — Terkait beredarnya video di akun TikTok Intai 86 yang mencatut nama salah satu oknum TNI aktif berinisial “H”, yang menuding adanya pengawalan
Opini Publik yang Ribut Sering Kali Menutupi Masalah yang Lebih Besar
Keributan publik sering dianggap sebagai tanda demokrasi sehat. Namun tidak semua keramaian bermakna.Banyak kegaduhan justru berfungsi sebagai pengalih perhatian. Isu besar bisa tenggelam oleh
Kesadaran Media:Senjata Terakhir Publik yang Masih Tersisa
Publik tidak sepenuhnya tak berdaya. Masih ada satu senjata yang sulit dikendalikan: kesadaran. Namun senjata ini jarang digunakan karena butuh usaha. Kesadaran media berarti
Kita Indonesia: Jangan Sampai Terpecah Karena Terlalu Sibuk
Kita Indonesia dulu dikenal karena gotong royong.Karena senyum yang tulus.Karena peduli, bahkan pada orang yang tidak kita kenal. Hari ini, semua itu pelan-pelan diuji.Bukan
Orang Asing Kagum, Kok Kita Bisa Tetap Ramah?
Banyak orang asing yang datang ke Indonesia pulang dengan satu pertanyaan sederhana, tapi sulit mereka temukan jawabannya di negaranya sendiri: “Kenapa orang Indonesia bisa
Amanah dan Kekuasaan di Kota Jambi: Ketika Jabatan Menguji Watak Seorang Pemimpin
Ada satu prinsip klasik yang selalu relevan dalam membaca watak seorang pejabat publik: jangan menilai seseorang sebelum ia diberi amanah. Di Kota Jambi,seperti di
Kalau Semua Mengejar Hidup, Siapa yang Menjaga Kemanusiaan?
Semua orang hari ini sibuk bertahan hidup.Kerja lebih keras.Pikir lebih cepat.Kejar lebih jauh.Tidak ada yang salah dengan itu. Yang jadi pertanyaan adalah:di tengah semua
Rizkan Al Mubarrok: Mana Lebih Berbahaya, Orang Bodoh atau Orang Pintar yang Jahat?
Membandingkan Najwa Shihab dan Rizkan Al Mubarrok dalam Menafsirkan Ancaman Zaman Dalam percakapan publik, Najwa Shihab pernah menyampaikan kalimat yang memancing renungan: “Orang bodoh
Ketika Soekarno Membicarakan Bom Atom: Ambisi Nuklir Indonesia yang Dikubur Sejarah dan Ditakuti Dunia
Pada Juli 1965, hanya dua bulan sebelum Indonesia memasuki salah satu bab paling gelap dalam sejarahnya, Presiden Soekarno melontarkan pernyataan yang mengguncang Asia Tenggara








