Jambi — Dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia, Sugeng Heryanto, yang mewakili Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Provinsi Jambi, menyampaikan seruan moral dan kebangsaan
Hutan Semakin Tergerus, Mereka Sanggup Menumpuk Harta di Atas Kesusahan Rakyat
Indonesia kembali dipaksa menelan ironi yang sama, berulang, dan menyakitkan. Di saat krisis iklim semakin nyata, bencana ekologis kian sering terjadi, dan rakyat di
Kunyit : Rempah Kuning dengan Manfaat Besar untuk Peradangan dan Kesehatan Tubuh
Kunyit dikenal dari warnanya yang kuning cerah dan aromanya yang khas. Selama ini, banyak orang hanya mengenalnya sebagai bumbu dapur atau bahan jamu. Padahal,
Kamu Sudah Hidup di Dalam Digital Marketing, Bahkan Sebelum Menyadarinya
Kita sering berpikir digital marketing itu sesuatu yang jauh.Milik perusahaan besar.Milik startup.Milik orang-orang yang paham data, algoritma, dan iklan berbayar. Padahal kenyataannya, digital marketing
Kita Tidak Pernah Dipaksa Membeli, Kita Dibentuk untuk Menginginkannya
Tidak ada yang pernah memaksa kita membeli apa pun. Tidak ada ancaman.Tidak ada tekanan langsung.Justru itulah yang membuat semuanya terasa wajar. Kita menonton karena
Digital Marketing Tidak Menjual Produk, Tapi Waktu dan Perhatian
Kita sering mengira yang dijual di dunia digital adalah produk.Sepatu.Makanan.Aplikasi.Layanan. Padahal itu hanya lapisan paling luar.Yang benar-benar diperebutkan setiap haribukan uang kita,tapi waktu dan
Kenapa Kamu Beli, Padahal Tidak Butuh?
Kita jarang bangun pagi dengan niat membeli sesuatu yang tidak kita butuhkan.Biasanya keputusan itu muncul belakangan. Setelah melihat.Setelah membaca.Setelah merasa. Dan di situlah pertanyaan
Kita Tidak Dipaksa Membeli, Kita Dibujuk Pelan-Pelan
Tidak ada yang menarik dompet kita secara paksa.Tidak ada yang memaksa kita menekan tombol beli.Dan karena itu, semuanya terasa wajar.Kita merasa memegang kendali.Merasa memilih
Gratis Tapi Mahal yang Kita Bayar ke Platform Digital
Kita hidup di dunia yang penuh dengan hal gratis.Aplikasi gratis.Media sosial gratis.Konten gratis.Tidak ada biaya masuk.Tidak ada tagihan bulanan. Dan karena itu, kita merasa
Influencer, Iklan, atau Manipulasi Emosi?
Kita mengikuti influencer karena merasa dekat.Karena terasa nyata.Karena terlihat seperti diri kita sendiri.Bukan seperti iklan.Dan justru di situlah perbedaannya menjadi kabur.Influencer tidak datang membawa









