Keributan publik sering dianggap sebagai tanda demokrasi sehat. Namun tidak semua keramaian bermakna.
Banyak kegaduhan justru berfungsi sebagai pengalih perhatian.
Isu besar bisa tenggelam oleh konflik kecil yang dibesar-besarkan. Publik diarahkan untuk sibuk berdebat, bukan menuntut perubahan struktural.
Media memainkan peran penting dalam menentukan skala isu. Masalah yang seharusnya jadi perbincangan nasional bisa dikerdilkan, sementara isu simbolik diperpanjang berhari-hari.
Dalam kondisi ribut terus-menerus, publik kelelahan. Ketika lelah, daya kritis menurun. Pada titik ini, keputusan besar bisa lewat tanpa banyak perlawanan.
Keributan bukan selalu tanda kesadaran. Kadang, ia justru tanda manipulasi yang berhasil.