“Tidak semua pohon ditakdirkan menjadi hutan.”
UMKM sering dianggap sukses jika naik kelas. Logika ini tampak positif, tapi menyimpan masalah besar.
Tidak semua usaha rakyat dirancang untuk tumbuh besar. Banyak yang hanya ingin bertahan dengan layak.
Warung, pedagang kecil, dan usaha keluarga memiliki fungsi sosial: menjaga dapur tetap menyala, anak tetap sekolah, dan lingkungan tetap hidup.
Memaksa mereka ekspansi berarti memaksakan logika korporasi ke kehidupan rakyat.
Ketika UMKM gagal “naik kelas”, mereka dicap tidak berkembang.
Padahal yang gagal sering kali adalah cara pandang pembangunan.
Ekonomi rakyat bukan lomba menjadi besar, tapi perjuangan untuk tetap hidup.