“Kamu tidak perlu memiliki apa pun, karena semua kebutuhanmu disediakan dan dikontrol sistem.”

Mengapa Penting?

Klaus Schwab bukan presiden, bukan miliarder top-10, dan tidak memimpin negara.
Namun ia menciptakan mesin koordinasi global paling berpengaruh di dunia:

World Economic Forum (WEF).
Melalui Davos, Schwab menyatukan 2.500 CEO global, kepala negara, bank sentral, Big Tech, NGO, dan media dalam satu alignment platform.
Jika pemerintah adalah eksekutor, maka WEF adalah arsitek narasi dan blueprint.

  1. LATAR BELAKANG:
    PROFESSOR → GLOBAL AGENDA SETTER

Lahir: 1938, Ravensburg, Jerman
Pendidikan:
Engineering (ETH Zurich)
PhD Harvard + LSE (economics & public policy)
1971: Mendirikan European Management Forum
1987: Rebranding menjadi World Economic Forum (WEF)
Istri: Hilde Schwab (co-founder Schwab Foundation)

Schwab bukan politisi, tapi arsitek sistem.
Ia memahami satu hal krusial:
Siapa yang mengontrol forum, mengontrol arah dunia.

  1. 3 MOMEN BESAR YANG MENGGUNCANG DUNIA

① 1971 – Davos Pertama
450 CEO Eropa
Awalnya diskusi manajemen → berubah menjadi koordinasi elite lintas negara
Davos = ruang “pra-keputusan” global

② 1992 – Young Global Leaders (YGL)
Program kaderisasi elite masa depan.
Alumni terkenal:
Justin Trudeau
Emmanuel Macron
Jacinda Ardern
Nayib Bukele
Schwab (2017):
“Apa yang kami lakukan sangat efektif. Kami menembus kabinet.”
➡️ Bukan lobi, tapi penempatan sistemik

③ 2020 – The Great Reset
Pandemi COVID → momentum
Buku “COVID-19: The Great Reset”
Narasi global: Build Back Better
➡️ Krisis digunakan sebagai akselerator agenda

  1. KONEKSI DENGAN “OCTAGON OF POWER”

WEF tidak berdiri sendiri.
BIS Basel:
mBridge CBDC
koordinasi mata uang digital bank sentral
Bill Gates:
Sponsor Event 201
Vaccine alliance & global health governance
David Rockefeller:

Model Trilateral Commission → blueprint WEF
Soros & Rockefeller Foundation:
Climate, governance, democracy funding
WEF = hub koordinasi, bukan organisasi tunggal

  1. GREAT RESET BLUEPRINT:
    MENUJU 2026

4 Pilar Utama Klaus Schwab
Stakeholder Capitalism
ESG scores
Perusahaan > negara
Fourth Industrial Revolution
AI, 5G, IoT, biometric data
Green Economy
Carbon market
Energy transition enforcement
Public–Private Partnership (PPP)

Negara jadi operator
Korporasi jadi penentu arah
Target yang Sering Disebut (Kontroversial):
CBDC sebagai standar global
Digital ID lintas negara
Framework AI governance
Smart city & data citizen profiling

Sebagian target adalah roadmap kebijakan, sebagian masih klaim & spekulasi kritis.

  1. YOUNG GLOBAL LEADERS: “PENETRASI KABINET”

WEF tidak mencalonkan, tapi mempersiapkan.

Modelnya:
Identifikasi talenta muda
Training 5–10 tahun
Jaringan elite
Masuk kabinet / jabatan strategis

Ini bukan konspirasi rahasia, tapi program resmi.

  1. KONTROVERSI BESAR

① “You’ll Own Nothing and Be Happy”
Video WEF 2016 (future scenarios)
Viral global

Diinterpretasi sebagai:
Penghapusan kepemilikan pribadi
Model ekonomi sewa permanen
WEF mengklaim ini bukan kebijakan, tapi narasi ini terlanjur hidup.

② Sensor & Media
“Trusted News Initiative”
Kerja sama Big Tech + media
Dalih: lawan disinformasi
Kritik: penyeragaman narasi

③ Latar Belakang Nazi (Kontroversial)
Ayah Schwab bekerja di industri Jerman era Nazi
Kota Ravensburg pro-Hitler pada PD II

Tidak membuktikan ideologi Schwab, tapi sering dipakai sebagai kritik simbolik “otoritarian teknokrat”.

  1. HAL YANG JARANG MEDIA BAHAS

① China–WEF
Xi Jinping keynote Davos 2017
Jack Ma (Alibaba) figur utama
WEF = jembatan Barat–China

② Event 201
Simulasi pandemi
Gates Foundation + Johns Hopkins
6 minggu sebelum COVID
Dianggap “kebetulan mencurigakan” oleh publik

③ Cyber Polygon
Simulasi cyber pandemic
Supply chain collapse scenario
Narasi krisis digital sebagai justifikasi regulasi

  1. AGENDA YANG DIPERDEBATKAN MENUJU 2026

Climate restriction / energy rationing
UBI (Universal Basic Income) pilot
Smart city masif
Digital identity & data governance
Sebagian nyata, sebagian masih interpretasi kritis

  1. 3 PELAJARAN STRATEGIS
  2. FORUM > PEMERINTAH
    Keputusan tidak dibuat di parlemen, tapi di ruang tertutup elite.
  3. LEADERS DICIPTAKAN, BUKAN DIPILIH
    Pemilu = tahap akhir.
    Training = proses sesungguhnya.
  4. NARASI ADALAH SENJATA
    Jika media seragam, resistensi melemah.

KESIMPULAN

Klaus Schwab bukan diktator, tapi arsitek sistem global berbasis krisis, teknologi, dan koordinasi elite.
Apakah ini solusi dunia kompleks—atau bentuk baru kontrol?
Itu pertanyaan yang masih terbuka.

By Viral Post

Viral Post adalah media digital independen yang menyajikan informasi,berita,dan isu viral secara akurat dan bertanggung jawab. Kami meyakini bahwa rakyat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi,ber hak untuk mengetahui fakta yang dapat mempengaruhi kehidupan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *