Di zaman sekarang,
orang berlomba-lomba jadi pintar.

Punya gelar.
Punya skill.
Punya jabatan.

Tapi satu hal yang makin jarang dibicarakan:
akhlak.
Pintar Tanpa Akhlak Melahirkan Masalah Baru

Ilmu seharusnya menyelesaikan masalah.
Tapi ketika akhlak ditinggalkan,
kepintaran justru menciptakan kerusakan.

Orang pintar tanpa adab bisa:
Memanipulasi
Menindas dengan bahasa halus
Menghalalkan cara demi hasil

Dan itu lebih berbahaya
daripada orang bodoh yang jujur.

Indonesia Dibesarkan oleh Nilai, Bukan Sekadar Otak
Orang tua kita dulu mungkin tidak sekolah tinggi.

Tapi mereka mengajarkan:
sopan
jujur
tahu diri
tahu batas
Nilai-nilai itu yang membuat masyarakat tetap utuh,
meski hidup serba kekurangan.

Ketika Akhlak Dianggap Tidak Penting
Sekarang banyak yang berkata:
“Yang penting sukses.”
Tanpa peduli caranya.
Tanpa peduli dampaknya.
Tanpa peduli siapa yang terluka.

Inilah tanda bahaya.

Karena bangsa runtuh bukan karena bodoh,
tapi karena kehilangan nurani.

Adab Itu Fondasi, Ilmu Itu Alat

Ilmu tanpa adab seperti pisau di tangan orang marah.
Tajam, tapi melukai sembarang.

Adab mengajarkan:
kapan bicara
kapan menahan diri
kapan berhenti

Tanpa itu, kepintaran hanya alat pembenaran ego.

Dunia Luar Tidak Menghormati yang Pintar Saja
Bangsa lain tidak kagum hanya karena kita cerdas.

Mereka menghormati bangsa yang:
beretika
bisa dipercaya
berperilaku manusiawi

Dan itu datang dari akhlak kolektif,
bukan dari satu-dua orang hebat.

Anak Muda Perlu Diingatkan, Bukan Disalahkan

Banyak anak muda tumbuh di sistem
yang mengukur nilai dari angka dan prestasi.

Mereka jarang diajarkan bahwa:
menjadi baik itu juga prestasi.

Tugas kita bukan menghakimi,
tapi mengingatkan jalan pulang.

Kalau Akhlak Hilang, Kita Mudah Dikendalikan
Orang tanpa prinsip mudah dibeli.
Orang tanpa adab mudah diprovokasi.
Orang pintar tanpa akhlak
mudah dijadikan alat.

Dan bangsa yang penuh orang seperti itu
akan kehilangan kedaulatannya perlahan.
Indonesia Tidak Boleh Kehilangan Wajahnya

Wajah Indonesia adalah:
senyum
sopan
peduli
menghormati sesama

Kalau itu hilang,
kita mungkin maju secara angka,
tapi mundur sebagai manusia.

Kepintaran Sejati Membuat Orang Rendah Hati

Orang benar-benar pintar tahu satu hal:
dirinya tidak paling benar.
Itulah akhlak.
Itulah adab.
Itulah warisan orang tua kita.

By Viral Post

Viral Post adalah media digital independen yang menyajikan informasi,berita,dan isu viral secara akurat dan bertanggung jawab. Kami meyakini bahwa rakyat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi,ber hak untuk mengetahui fakta yang dapat mempengaruhi kehidupan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *