VIRAL POST – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, tidak menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tahun 2026. Ketidakhadiran tokoh yang dikenal sebagai penggagas forum tersebut menjadi perhatian dalam agenda tahunan komunitas saudagar Bugis-Makassar itu.
PSBM sendiri merupakan gagasan yang dirintis oleh Jusuf Kalla bersama Aksa Mahmud dan Alwi Hamu sejak 1993, sebagai wadah mempererat jejaring ekonomi dan silaturahmi pengusaha asal Sulawesi Selatan.
Sehari sebelum pembukaan acara, Jusuf Kalla diketahui telah menghubungi Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang juga menjabat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya.
“Pak JK kemarin menelepon saya, tiga kali menyampaikan permohonan maaf kepada warga KKSS,” ujar Amran dalam pidato pembukaan PSBM XXVI.
Menurut Amran, Jusuf Kalla berhalangan hadir karena harus menjalankan agenda kemanusiaan ke Bangkok, Thailand.
“Beliau menyampaikan salam hormat dan mengatakan harus terbang untuk urusan kemanusiaan ke Bangkok,” kata Amran menirukan pesan JK.
Tokoh Perdamaian dan Figur Sentral PSBM
Amran menilai Jusuf Kalla sebagai salah satu tokoh penting bangsa yang memiliki kontribusi besar, termasuk dalam upaya perdamaian di tingkat nasional maupun internasional.
“Beliau adalah putra terbaik bangsa dan juru damai dunia,” ujarnya.
PSBM XXVI Jadi Momentum Kepemimpinan Baru
PSBM XXVI tahun ini juga menjadi agenda perdana sejak Andi Amran Sulaiman menjabat sebagai Ketua Umum KKSS, menggantikan Muhlis Patana pada 2025.
Kedekatan antara Jusuf Kalla dan Amran Sulaiman juga memiliki sejarah panjang. Keduanya pernah berada dalam satu kabinet pada periode pertama pemerintahan Joko Widodo, saat JK menjabat Wakil Presiden dan Amran sebagai Menteri Pertanian.
Selain itu, keduanya juga memiliki latar belakang akademik yang sama sebagai alumni Universitas Hasanuddin (Unhas), yang semakin mempererat hubungan keduanya.