Pajak Sunyi yang Tidak Pernah Dipilih Rakyat.
Tidak ada pengumuman resmi ketika inflasi terjadi.
Tidak ada surat keputusan.
Tidak ada kotak suara.
Namun dampaknya masuk ke dapur rumah, ke ongkos sekolah, ke harga pangan, dan ke tabungan yang disimpan dengan harapan aman.
Inflasi bekerja tanpa diminta, tanpa dipilih, dan tanpa banyak dibahas.
Karena itulah ia bisa disebut pajak sunyi.
Inflasi Tidak Mengambil Uang, Tapi Nilainya
Pajak biasa memotong penghasilan secara langsung.
Inflasi bekerja lebih halus:
uang tetap ada, nilainya yang berkurang.
Seratus ribu rupiah masih seratus ribu,
namun isinya perlahan menyusut.
Inilah keunggulan inflasi sebagai alat:
- Tidak terlihat
- Tidak terasa sekaligus
- Tidak menimbulkan perlawanan
Siapa yang Membayar Inflasi Paling Mahal?
Inflasi tidak membebani semua orang secara setara.
Yang paling terdampak adalah:
- Pekerja bergaji tetap
- Pensiunan
- Penabung
- Usaha kecil dengan margin tipis
Sementara mereka yang memiliki:
- Aset
- Akses kredit
- Posisi tawar ekonomi
Sering kali justru terlindungi atau diuntungkan.
Inflasi bukan hanya fenomena ekonomi,
tapi peristiwa sosial.
Kenapa Inflasi Terus Terjadi?
Inflasi bukan kecelakaan.
Ia sering kali merupakan konsekuensi kebijakan.
Ketika:
- Uang diciptakan lebih cepat dari produksi
- Utang diperluas untuk menutup kekurangan
- Krisis diatasi dengan likuiditas baru
- Harga menyesuaikan.
Dan penyesuaian itu dibayar oleh masyarakat luas.
Pajak Tanpa Persetujuan
Pajak resmi:
- Dibahas
- Disahkan
- Diperdebatkan
Inflasi:
- Terjadi
- Dirasakan
- Jarang dipertanyakan
Tidak ada opsi “setuju” atau “menolak”.
Tidak ada ruang partisipasi publik.
Karena itulah inflasi menjadi pajak paling efisien dalam sejarah modern.
Kenapa Inflasi Jarang Dipersoalkan?
Karena:
- Disampaikan dengan istilah teknis
- Dibungkus narasi pertumbuhan
- Dianggap wajar dan tak terhindarkan
Padahal inflasi adalah:
pemindahan nilai secara perlahan
dari masyarakat ke sistem.
Apakah Inflasi Selalu Buruk?
Pertanyaan penting untuk bersikap adil.
Inflasi ringan sering dianggap:
- Menjaga perputaran ekonomi
- Mendorong konsumsi
- Menghindari stagnasi
Masalah muncul ketika:
- Inflasi menjadi alat
- Bukan lagi efek samping
- Dan bebannya tidak seimbang
Di titik ini, inflasi berubah dari mekanisme ekonomi
menjadi instrumen kekuasaan yang sunyi.
Dampak Jangka Panjang yang Jarang
Dibahas
Inflasi tidak hanya menggerus uang hari ini,
tapi juga:
- Menurunkan kepercayaan jangka panjang
- Mendorong masyarakat berutang
- Membuat menabung terasa sia-sia
Saat menabung tidak aman,
orang dipaksa mengambil risiko hanya untuk bertahan.
Sunyi Bukan Berarti Netral
Inflasi tidak berteriak.
Ia tidak memaksa.
Ia tidak mengancam.
Namun justru karena itulah
ia bisa bekerja lama tanpa perlawanan.
Pajak yang paling efektif
adalah yang tidak disadari sebagai pajak.
Kesadaran tidak serta-merta menghapus inflasi,
tetapi memberi masyarakat hak moral untuk memahami
apa yang sedang mereka bayarkan setiap hari.