“Barang ada, jalan ke pasar yang tidak.”
Banyak UMKM mampu memproduksi barang berkualitas.
Masalahnya muncul setelah itu: bagaimana barang sampai ke pembeli tanpa biaya yang mencekik. Distribusi adalah titik lemah yang jarang dibicarakan.
UMKM berada di ujung rantai pasok dengan daya tawar rendah. Mereka menjual murah, sementara nilai tambah dinikmati perantara. Semakin jauh pasar, semakin tipis keuntungan.
Tanpa perbaikan distribusi, meningkatkan produksi justru mempercepat kelelahan. UMKM bekerja lebih keras untuk hasil yang sama atau bahkan lebih kecil.
Ekonomi rakyat tidak akan kuat jika jalannya selalu berlubang.