TRILATERAL COMMISSION → ARSITEK GLOBALISASI MODERN
David Rockefeller bukan sekadar banker. Ia adalah arsitek koordinasi elite global pasca–Perang Dunia II, yang menjembatani modal, negara, dan kebijakan lintas benua.
Melalui Trilateral Commission (1973), ia membangun mekanisme konsensus global yang menjadi fondasi WTO, G20, global banking, dan climate governance modern.
Jika John D. Rockefeller membangun monopoli,
David Rockefeller membangun sistem.
- LATAR BELAKANG: PUTRA MAHKOTA → WALL STREET
Lahir: 1915, New York
Ayah: John D. Rockefeller Jr (Standard Oil legacy)
Pendidikan:
Harvard University
London School of Economics (LSE)
Karier awal:
Bergabung dengan Chase Manhattan Bank (1946)
Puncak kekuasaan:
CEO Chase Manhattan (1969–1981)
Chairman & global power broker (1973–1999)
Wafat: 2017, usia 101 tahun
Berbeda dari ayahnya yang agresif secara industri, David bermain di level geopolitik & kebijakan global.
- 3 MOMEN BESAR YANG MENGUBAH DUNIA
① 1973 – Trilateral Commission Diluncurkan
Pendiri: David Rockefeller & Zbigniew Brzezinski
Anggota awal: ±200 elite
(bankir, akademisi, politisi, industrialis)
Jimmy Carter → Presiden AS pertama dari lingkar Trilateral
Fakta penting:
±50% kabinet Carter berasal dari Trilateral Commission
② 1991 – “Memoirs” & Konsep One World
Dalam autobiografinya, David menulis bahwa ia:
Mendukung kerja sama global lintas negara
Menerima tuduhan “konspirasi” sebagai konsekuensi visi global
Kutipan ini sering dipotong media, padahal konteksnya adalah global governance, bukan pengakuan operasi rahasia.
③ 1999 – Merger Chase Manhattan + J.P. Morgan
Nilai aset: ±USD 1,3 triliun
Menjadi bank terbesar di dunia saat itu
Blueprint lahirnya mega-bank modern (Too Big To Fail)
- SISTEM TRILATERAL: KONTROL TANPA CIA
Struktur Utama:
3 wilayah inti:
Amerika Utara
Eropa
Asia-Pasifik
Pertemuan off-the-record
Fokus: policy alignment, bukan keputusan publik
Ini bukan lembaga pemerintah, tapi:
mesin penyelaras kepentingan elite global
Contoh Dampak Nyata
1970–80an: Petrodollar recycling
1995: WTO terbentuk
2008: Koordinasi elite finansial pasca-krisis
Tidak terlihat di berita, tapi terasa di kebijakan.
- PENGARUH NYATA: “ROCKEFELLER 2.0”
- Global Banking
Chase menjadi template bank multinasional modern - WTO / IMF / World Bank
Banyak arsitek kebijakannya berasal dari lingkar Trilateral - Climate Governance
Rockefeller Foundation → riset & narasi transisi iklim - Integrasi China ke Dunia
David Rockefeller >10 kali kunjungan ke China (1973–2000)
Mendukung reformasi ekonomi Deng Xiaoping
Tanpa figur seperti David, China mungkin tidak secepat itu masuk sistem global.
- KONEKSI DENGAN “EMPAT PILAR” KEKUASAAN GLOBAL
J.P. Morgan
→ Mitra finansial sejak era perang dunia
John D. Rockefeller (ayah)
→ Pondasi industri & filantropi global
George Soros
→ Sering hadir dalam forum Trilateral & CFR
Allen Dulles (CIA awal)
→ Firma hukum Sullivan & Cromwell = penasihat Chase
Ini bukan konspirasi tunggal, tapi jaringan kepentingan lintas dekade.
- HAL YANG JARANG MEDIA BAHAS (DENGAN CATATAN)
Penting:
poin berikut sering dibahas di media alternatif, sebagian tidak pernah dikonfirmasi resmi.
Hubungan personal dengan elite China
Deng Xiaoping menyebut peran David positif
Overlap kekuasaan
Trilateral, CFR, Bilderberg → elite yang sama
Isu medis (umur panjang)
Banyak spekulasi, tidak ada data medis publik
Narasi “One World”
Sering disalahartikan sebagai “world government”, padahal konteksnya global cooperation
Untuk publik awam:
pisahkan fakta, interpretasi, dan spekulasi.
- WARISAN 2026:
SISTEMNYA MASIH HIDUP
- WEF Davos → format Trilateral versi publik
- G20 → koordinasi elite lintas negara
- CBDC & BIS → harmonisasi sistem keuangan
- Climate Finance → triliunan dolar dana transisi
David Rockefeller wafat,
tapi arsitektur kekuasaannya masih bekerja.
KESIMPULAN TAJAM
John D. Rockefeller = membangun monopoli fisik
David Rockefeller = membangun monopoli sistemik
Ia tidak memerintah dunia,
tapi menentukan bagaimana dunia diatur.