DEPOK – Komandan Korps Brigade Mobil Polri (Korbrimob) Ramdani Hidayat memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi berbagai kemungkinan kontinjensi serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan berintensitas tinggi di Indonesia.
Apel tersebut digelar di Lapangan Mako Korbrimob, Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (13/3/2026).
Sebanyak 2.650 personel diterjunkan dalam apel tersebut yang terdiri dari berbagai satuan elit Brimob. Rinciannya meliputi 400 personel Pasukan Gegana, 2.000 personel Pasukan Pelopor, 75 personel Satlat Brimob, serta 175 personel Satintel Brimob.
Pastikan Kekuatan Riil Pasukan
Dalam amanatnya, Dankorbrimob menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk memastikan secara langsung kekuatan riil pasukan yang siap digerakkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.
Menurutnya, kesiapan tersebut penting agar seluruh satuan mengetahui secara pasti kekuatan Korbrimob yang benar-benar siap diterjunkan dalam berbagai situasi darurat.
Apel kesiapsiagaan itu juga dihadiri oleh Wakil Dankorbrimob Reza Arief Dewanto, serta sejumlah pejabat utama Korbrimob lainnya.
Antisipasi Dampak Situasi Global
Komjen Ramdani juga mengingatkan bahwa dinamika situasi global saat ini berpotensi memengaruhi kondisi keamanan dalam negeri. Oleh karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
“Tidak ada kata lain, sebagai pasukan garda terdepan dalam melindungi negara, kita harus selalu siap dalam kondisi apa pun,” tegasnya.
Siaga Jelang Nyepi dan Idulfitri
Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Dankorbrimob juga menginstruksikan para komandan satuan agar mengatur pelaksanaan cuti personel secara bijak.
Ia menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak diperkenankan digunakan untuk kepentingan cuti, karena seluruh kekuatan tetap berada dalam status siaga.
Cek Perlengkapan Operasional
Selain kesiapan personel, Dankorbrimob memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan kembali terhadap perlengkapan operasional, termasuk persenjataan dan kendaraan dinas.
Setiap personel diminta memastikan kondisi perlengkapan siap digunakan kapan pun dibutuhkan, termasuk memeriksa kesesuaian nomor seri senjata yang digunakan
Tegaskan Larangan Judi Online
Dalam kesempatan tersebut, Dankorbrimob juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga disiplin dan integritas sebagai anggota Brimob.
Ia menegaskan tidak boleh ada personel yang terlibat praktik judi online karena dapat merusak nama baik institusi serta mencederai kehormatan sebagai anggota Polri.
Selain itu, pengamanan di lingkungan kesatriaan juga diperketat guna memastikan keamanan markas menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Rekan-rekan di mana pun berada, pahami status kita. Ingat, kita adalah Brimob Polri. Sejak dilantik, kita telah mengabdikan diri kepada negara untuk menjaga keamanan bangsa dan negara,” ujar Komjen Ramdani.