“Luka ditutup plester, tapi penyebabnya dibiarkan.”
Bantuan UMKM selalu terdengar manis. Angka triliunan diumumkan, program digencarkan.
Namun di lapangan, banyak pelaku UMKM kembali jatuh ke masalah yang sama setelah bantuan habis.
Modal memang penting, tapi pasar yang tidak adil jauh lebih berbahaya. UMKM diberi dana, lalu dilepas ke medan persaingan yang keras. Ketika gagal, kesalahan dialihkan ke pelaku, bukan ke sistem.
Bantuan yang tidak disertai perbaikan struktur hanya menunda kegagalan. Bahkan dalam beberapa kasus, justru menambah beban utang.
Pemberdayaan sejati bukan soal memberi uang, tapi mengurangi tekanan hidup.