Mudah sekali hari ini memberi label pada anak muda.
Dibilang apatis.
Dibilang tidak peduli.
Dibilang cuma mikirin diri sendiri.
Padahal kenyataannya jauh lebih rumit:
mereka lelah dan bingung di sistem yang tidak ramah.
Anak Muda Tumbuh di Dunia yang Tidak Stabil
Generasi hari ini lahir di dunia penuh ketidakpastian.
Ekonomi naik-turun.
Pekerjaan tidak jelas.
Masa depan terasa mahal.
Mereka dituntut sukses cepat,
tapi tidak diberi peta yang jujur.
Dibilang harus kuat,
tapi jarang diajari bagaimana caranya bertahan tanpa kehilangan diri.
Bingung Itu Bukan Tanda Bodoh
Banyak anak muda tidak kenal istilah besar.
Tidak paham sistem rumit.
Tidak mengerti kenapa hidup terasa berat meski sudah berusaha.
Itu bukan karena mereka malas belajar.
Tapi karena informasi datang terpotong-potong dan sering dibingkai.
Bagaimana bisa memahami dunia
kalau kebenaran sendiri jarang dijelaskan utuh?
Diam Bukan Berarti Tidak Peduli
Banyak anak muda memilih diam bukan karena apatis,
tapi karena:
Suara sering tidak didengar
Kritik dianggap ribut
Bertanya dianggap melawan
Akhirnya mereka belajar satu hal:
bertahan dengan tenang lebih aman daripada bersuara keras.
Mereka Peduli, Tapi Tidak Mau Munafik
Anak muda hari ini sensitif terhadap ketidakadilan.
Mereka peduli pada kemanusiaan.
Mereka ingin dunia lebih jujur.
Tapi mereka juga muak pada kepura-puraan.
Muak pada slogan kosong.
Muak pada nasihat yang tidak sesuai realita.
Itu bukan sikap apatis.
Itu keinginan akan kejujuran.
Yang Mereka Butuhkan Bukan Ceramah, Tapi Arah
Anak muda tidak butuh dimarahi.
Tidak butuh dibandingkan dengan generasi lama.
Tidak butuh dikuliahi tentang moral tanpa contoh.
Yang mereka butuhkan:
Penjelasan yang jujur
Arah yang masuk akal
Teladan, bukan tuntutan
Karena semangat tidak lahir dari tekanan,
tapi dari rasa dimengerti.
Kita Indonesia Tidak Boleh Meninggalkan Generasi Ini
Kalau anak muda dibiarkan lelah dan bingung sendirian,
yang hilang bukan cuma masa depan mereka
tapi masa depan bangsa.
Membimbing bukan berarti menggurui.
Mendengar bukan berarti lemah.
Anak Muda, Kamu Tidak Sendiri
Kalau kamu merasa capek,
merasa bingung,
merasa tidak punya arah,
itu bukan aib.
Itu tanda kamu sedang mencari kebenaran, bukan menutup mata.
Dan tugas kita sebagai bangsa adalah
menunjukkan jalan tanpa merampas nurani.