Perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan. Data hingga 2025–2026 menunjukkan bahwa tahun 2025 termasuk dalam tiga tahun terpanas sepanjang sejarah pencatatan suhu global.
Peningkatan suhu ini memicu cuaca ekstrem seperti gelombang panas, hujan ekstrem, banjir besar, dan kekeringan berkepanjangan. Indonesia termasuk negara yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Perubahan iklim juga memperparah kerusakan lingkungan lain seperti deforestasi, degradasi pesisir, dan krisis pangan. Produksi pertanian terganggu akibat perubahan pola hujan dan suhu.
Hal yang perlu dihindari adalah anggapan bahwa perubahan iklim hanya masalah global tanpa dampak lokal. Faktanya, dampaknya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat melalui kenaikan harga pangan, bencana alam, dan penurunan kualitas hidup.
Fakta yang jarang diketahui, sebagian besar emisi penyebab perubahan iklim berasal dari aktivitas manusia sehari-hari dan sektor energi, sehingga perubahan perilaku kolektif memiliki dampak besar.