April 29, 2026

Kemhan RI Buka Latsarmil Komcad ASN 2026, Korbrimob Polri Perkuat Aspek Teknis Penanganan Ancaman

0
1776884959616-1


Jakarta, Rabu, 22 April 2026 — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia resmi membuka Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian dan Lembaga Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar di Halim Perdanakusuma dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai instansi pusat.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan RI, Gabriel Lema, serta dihadiri sejumlah pejabat negara, antara lain Rachmat Pambudy, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Agus Widodo, Suharto, serta Djadjuli selaku Teknisi Jibom Utama Tk. II Korps Brimob Polri.

Sebanyak 1.773 peserta yang telah lolos seleksi dari 55 kementerian dan lembaga tingkat pusat mengikuti pelatihan ini, yang dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juni 2026.
Dalam amanat Menteri Pertahanan yang dibacakan Kabacadnas, ditegaskan bahwa pembentukan Komcad dari unsur ASN merupakan bagian dari implementasi sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Ini bukan wajib militer, melainkan bentuk partisipasi sukarela warga negara dalam memperkuat pertahanan. Diharapkan pelatihan ini membentuk karakter, disiplin, dan mental yang tangguh bagi ASN,” ujar Gabriel Lema.
Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Kompleks
Program Komcad dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadapi dinamika ancaman global yang semakin kompleks. Keberadaan ASN sebagai bagian dari Komcad diharapkan mampu memperkuat komponen utama pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan nasional.

Selain pembentukan fisik dan kedisiplinan, pelatihan ini juga diarahkan untuk membangun sinergi lintas sektor, terutama antara kementerian, lembaga, serta unsur pertahanan dan keamanan.

Peran Strategis Korbrimob Polri

Dalam momentum tersebut, kehadiran Korps Brimob Polri melalui Brigjen Pol. Djadjuli menjadi representasi dukungan nyata Polri dalam penguatan kapasitas Komcad, khususnya dalam aspek teknis penanganan bahan peledak dan mitigasi ancaman berisiko tinggi.
Keterlibatan Korbrimob menegaskan komitmen Polri dalam mendukung sistem pertahanan negara yang terintegrasi. Sebagai satuan elit, Brimob dinilai memiliki keahlian khusus yang relevan dalam menghadapi ancaman kontemporer, termasuk terorisme dan situasi darurat berisiko tinggi.

Sinergi untuk Pertahanan Negara

Pelatihan Komcad ASN ini menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi pertahanan nasional berbasis partisipasi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan Polri diharapkan mampu menciptakan sistem pertahanan yang adaptif, responsif, dan berkelanjutan.
Dengan berakhirnya pelatihan pada awal Juni mendatang, para peserta diharapkan kembali ke instansi masing-masing dengan kapasitas baru yang tidak hanya meningkatkan kinerja birokrasi, tetapi juga kesiapan dalam menghadapi situasi darurat demi kepentingan bangsa dan negara.


Sumber: Humas Korps Brimob Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *